oleh

Distanak Rejang Lebong Optimalkan Fungsi BBI

METRO UPDATE.CO.ID- BENGKULU- REJANG LEBONG- – Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu berupaya mengoptimalkan fungsi Balai Benih Ikan (BBI) di daerah itu guna memenuhi kebutuhan benih petani ikan setempat.

Kadistanak Rejang Lebong, Ahmad Rifai di Rejang Lebong, Jumat mengatakan optimalisasi BBI agar tidak terpengaruh seiring dengan penggabungan dinas pertanian dan perikanan dalam nomenklatur SKPD di wilayah itu yang mulai diberlakukan.

“Fungsi dari BBI ini akan lebih dimaksimalkan lagi sehingga bisa menghasilkan benih ikan yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan benih bagi petani ikan di Rejang Lebong,” ucapnya.

Optimalisasi fungsi tiga BBI yang ada di daerah itu kata dia, ialah dengan memilih indukan ikan produktif sehingga bisa menghasilkan anakan yang cukup banyak baik itu untuk jenis ikan nila, ikan mas, lele, gurami dan graskap.

Sedangkan untuk indukan yang tidak produktif tambah dia, bisa langsung dijual sehingga nantinya bisa menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD).

Dengan terpenuhinya kebutuhan benih ikan untuk petani ikan dalam 15 kecamatan di Rejang Lebong kata Rifai, maka kedepannya produksi ikan air tawar yang dihasil daerah itu bisa memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

Selama ini ikan air tawar yang dihasil petani ikan Rejang Lebong baru berkisar 20 persen saja, sedangkan selebihnya didatangkan dari Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara serta kabupaten/kota di Sumsel.

Sejauh ini BBI yang dimiliki Kabupaten Rejang Lebong sebanyak empat lokasi masing-masing, BBI Belumai di Kecamatan Padang Ulak Tanding, kemudian BBI Babakan Baru, Kecamatan Bermani Ulu, BBI Rimbo Recap dan BBI Dusun Baru di Kecamatan Curup Selatan.

Dari empat balai benih yang ada di daerah itu saat ini sudah dilengkapi berbagai sarana pendukung dan setiap tahunnya memeroduksi benih ikan hingga jutaan ekor dari berbagai jenis seperti ikan nila, mas, lele dan graskap.

Untuk mengotimalkan produksi benih ikan yang dihasilkan empat BBI tersebut diharapkan mendapat dukungan dari semua pihak terutama DPRD Rejang Lebong dalam penganggaran kegiatan nantinya, karena jika tidak ada anggaran maka kegiatan ini tidak bisa dijalankan.(ANT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed