oleh

Grebeg Gethuk Memperingati Hari Jadi ke-1.113 Kota Magelang

METRO UPDATE.CO.ID- MAGELANG-—Minggu tanggal 28 April 2019 pukul 09.00 s.d 12.00 di Alon Alon Kota Magelang telah dilaksanakan Grebeg Gethuk memperingati Hari Jadi ke-1.113 Kota Magelang, diselenggarakan oleh Pemkot Magelang, dan dihadiri lk 5000 orang

Hadir dalam acara :

a. Walikota Magelang, Ir. Sigit Widyonindito, MT.
b. Wakil Walikota Magelang, Dra. Windarti Agustina.
c.Ka Polres Magelang.Kota
Ketua Pengadilan Negeri Kota Magelang.
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Magelang.
Ketua DPRD Kota Magelang.

d. Tamu undangan

  1. Gubernur Akmil
  2. Komandan RIN DAM IV / Diponegoro.
  3. Komandan RST Dr Soedjono Kota Magelang
  4. Dir. BUMN / BUMD / RSU se – Kota Magelang.
    5.Ka. OPD se – Kota Magelang.
  5. Toga, Tomas dan masyarakat Kota Magelang dan sekitarnya.
  6. Adapun rangkaian acara sbb :
  7. a. Iring-iringan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, Wakil Wali Kota Windarti Agustina dan Forkompinda naik kereta kencana serta andong dari Gedung PDAM menuju Alun-Alun Kota Magelang.

Dua gunungan gethuk lanang dan wedok berada di Halaman Masjid Agung Kota Magelang, adapun Gunungan gethuk lanang setinggi 3,5 meter dan gunungan gethuk wedok setinggi 2,5 meter. c.

Sambutan Wali Kota Magelang Ir. H. Sigit Widyonindito, MT., sbb

Hari ini melakukan prosesi Grebeg Gethuk rangkaian Hari Jadi ke-1.113 Kota Magelang, Grebeg Gethuk ini setiap tahun diselenggarakan.

Setelah kita melaksanakan pemilu pada 17 April lalu, aman, damai, tertib, jurdil, ini dalam rangka untuk meramaikan, sekaligus filosofi Kota Magelang adalah identik dengan gethuk, maka kira kirab tidak lain mengenalkan kepada dunia luar, harapan saya menjadi daya tarik, menjadi destinasi wisata bagi perkembangan Kota Magelang.

Sebelum dilakukan rebutan gunungan gethuk, terlebih dahulu ditampilkan tari kolosal Babad Mahardika yang disutradarai Gepeng Nugroho, tarian ini melibatkan sekitar 230 personel yang menceritakan sejarah kelahiran Kota Magelang.

Terakhir dilangsungkan rebutan gunungan gethuk, yang diawali dengan ajakan dari Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito berebut gunungan, warga yang sebelumnya berada di luar pagar terus masuk menuju Alun-Alun berebut gunungan gethuk maupun gunungan hasil bumi dari 17 kelurahan.(MOKO)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed