Milson Kaitora : Jadi Koordinator Kepala Suku (Pak Buki) Rumah Adat Desa Meok Kecamatan Enggano

METRO UPDATE.CO.ID – BENGKULU UTARA – Milson Kaitora jadi koordinator kepala suku ( pak Buki ) di rumah adat desa Meok setelah meraih suara terbanyak dari 2 (dua) Kandidat lainnya Milson Kaitaro meraih 34 suara unggul dari pesaingnya yaitu Bambang Subagio meraih 21 suara dan Budiman Kauno meraih 13 suara.

Pemilihan kepala Pak Buki kordinator kepala suku diadakan di rumah adat di desa Meok Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara.

Pemilihan kepala suku di rumah adat Meok dihadiri oleh pak Camat Enggano, Kepala Desa Apoho, Kepala Desa Malakoni, Kepala Desa Kaana, Kepala Desa Kayuapu, Kepala Desa Meok, Kepala Desa Banjarsari serta hadir Babin Kapolsek Enggano.

Ke-3 ( tiga ) calon yang terpilih no. Urut 3 Melson Kaitora dari Desa Meok berhasil menjadi koordinator Kepala Suku.

Saat diwawancarai oleh Metroupdate.Co.Id Milson Kaitaro mengatakan, pihaknya akan tetap bekerja sama dengan beberapa suku yang ada di Enggano dan pemerintah yang ada di kecamatan Enggano supaya Enggano kedepannya semakin baik. Ia juga menegaskan selama ini perjalanan Pak Buki di Enggano sudah baik namun akan diperbaiki lebih baik lagi.

Selain itu pak Buki juga berharap, agar Pak Buki Enggano menjadi lebih baik.

Dengan visinya mengawal perda adat sampai ada pengakuan dari pemerintah, mengembalikan aturan adat ke habitatnya dan bukan menurut kehendak individu, membangun kembali pakaian adat sebagai ikon adat yang ada di pulau Enggano, mengawal pembangunan yang ada di Enggano, menjaga tanah ulayat dari orang- orang yang tidak bertanggung jawab, mengawal pembuatan buku ajar SD dan kamus Enggano.

Ketua Forum Kades Kecamatan Enggano Reddy Heloman Kaitora,S.Sos dalam sambutannya menyampaikan harapan kepada Pak Buki yang baru agar bersinergi dengan pemerintah dan stakeholder yang ada dalam membangun Enggano. Pak Buki yang baru terus melakukan pembenahan di interen lembaga adat agar lebih baik dan bersatu mempertahankan tatanan adat istiadat, kesenian Enggano. Dan setelah selesai pemilihan maka Pak Buki dapat merangkul calon Pak Buki yg tidak terpilih untuk bekerjasama menjalankan program kerja kedepan sehingga tidak terjadi perpecahan. Karena tantangan Pak Buki kedepan sangat berat dalam bidang adat. (Saidan)

Komentar