oleh

Pasca Kebijakan Baru Penggunaan Centrang, Dua Kubu Nelayan Di Bengkulu Komplik

METRO UPDATE.CO.ID,BENGKULU-Massa nelayan melakukan aksi demo di depan kantor Pengadilan Negeri(PN) Bengkulu Selasa (23/02/2021).

Dua kubu nelayan hari ini melakukan aksi demo dipicu ingin meminta keadilan Hukum atas permasalahan yang mereka hadapi. Berawal dari permasalahan Trawl yang masih beroperasi di perairan laut Bengkulu selama ini.

Tampak kedua kubu yang terpisah sedang berkumpul di sepanjang jalan dari Simpang Sekip hingga tugu Monumen Fatmawati Soekarno simpang.5 Kota Bengkulu, yang berjarak sekitar 100 meter dari Gedung Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, siang hari ini tadi

Kedua kubu berkumpul dan berorasi menyampaikan aspirasi versi mereka masing-masing sambil menunggu hasil Keputusan sidang yang digelar di PN Bengkulu siang ini tadi.

Pihak nelayan modern juga meminta keadilan hukum atas penganiaan rekan mereka oleh nelayan tradisional hingga dirawat di Rumah Sakit beberapa waktu lalu pasca komplik yang dimaksud.

Desakan kedua kubu agar pemerintah mengambil kebijakan yang seadil-adilnya terhadap permasalahan yang ada.

Disisi lain masyarakat nelayan tradisional merasa tidak puas atas putusan JPU hari ini yang menurut versi mereka belum memberikan solusi akan nasip mereka. Hal ini disampaikan oleh salah seorang perwakilan nelayan tradisional ‘Rusman’ saat diwawancara Crew Metro Update di lapangan (23/02).

“Kalau puas,Tidak puas lah..dari keputusan tadi, namun kami kan tidak bisa berbuat apa…yang jelas, kalaw Trawl masih dibiarkan beroperasi nasip kami nelayan trsdisional ini akan terancam.Dan hasil keputusan ini akan kita sampaikan kepada kawan-kawan apa nanti sikap mereka ,,ya kita liat aja nanti…” Demikian ‘Rusman (Nelayan Tradisional).

“Tuntutan kami agar pihak pemerintah dapat membubarkan penggunaan Trawl di perairan Bengkulu, karena bila tidak kami akan melarkan cara sendiri,” sambung nya, menutup pembicaraan mereka.

Pro-Kontra Penggunaan Centrang dan Trawl ini juga menghangat dan mengundang kontroversi di kalangan nelayan khususnya, dikarenakan dipicu kebutuhan ekonomi.

Unjuk rasa ini kontan mengundang perhatian masyarakat yang lalu lalang melewati kawasan Simpang Lima Kota Bengkulu hingga siang ini tadi. Selain melakukan orasi berisi kecaman atas kebijakan pemerintah.

Disisi lain tampak aparat polisi yang sedang berjaga-jaga, mengawal jalan nya demo di seputaran lokasi dan di depan Kantor Pengadilan Negeri Bengkulu.Namun situasi tetap kondusif hingga massa membubarkan diri. (DEDI/IS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed