oleh

PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PLN) REJANG LEBONG TERINDIKASI KORUPSI ?

METRO UPDATE.CO.ID- REJANG LEBONG––Fungsi BUMN ( Badan Usaha Milik Negara ) agar masyarakat di daerah BUMN itu berada bisa sejahtera,berbanding terbalik yang terjadi di Rejang Lebong Provinsi Bengkulu perusahaan negara milik rakyat ini malah membuat masyarakat resah cara perusahaan ini beroperasi. Yang membuat masyarakat bingung kenapa tarif listrik naik turun bahkan pembayaran sangat mahal dan tidak samanya pembayaran dengan listrik yang terpakai pelanggan

itu terlihat jelas di meteran PLN yang ada dirumah masyarakat,Dan yang lebih aneh lagi waktu masyarakat mendatangi PLN menanyakan hal tersebut entah bagaimana setelah di proses oleh PLN bukan nya mendapat ganti rugi malah masyarakat yang berhutang kepada pihak PLN

Kejadian ini bukan hanya menimpa masyarakat bahkan kantor Metroupdate di jalan setia kawan kelurahan Air Rambai ( Curup Kota ) juga mengalami kejadian serupa dan terjadi dua kali , kejadian pertama bulan agustus 2018 pembayaran listrik terasa mulai mahal sehingga crew Metro menurunkan pemakaian listrik untuk berhemat walau pembayaran setiap bulan nya tidak turun,

Desember 2018 atau Januari 2019 pembayaran listrik Metro bertambah mahal dan Metro coba mencocokan pemakaian listrik yang ada di kantor Metro dengan rekening pembayaran dari PLN hasilnya pembayaran lebih banyak dari listrik yang terpakai dan hal ini sangat merugikan masyarakat dan terindikasi korupsi ?

Metropun menyambangi kantor PLN di jl.lintas curup-lubik linggau di Kel.Sukaraja dan menemui beberapa personil PLN dan terjadi dialog sampai akhirnya pihak PLN tersebut setuju untuk mengembalikan kelebihan pembayaran dengan cara pembayaran rekening listrik Metro setiap bulan akan dikurangi,

Setelah beberapa bulan tepat di bulan juli 2019 pembayaran listrik Metro kembali normal, di bulan Agustus 2019 Metro kembali terkejut rekening listrik kembali meledak dan rekening dengan meteran listrik tidak sama merugikan di pihak Metro,

Sewaktu dikonfirmasi ke pihak PLN entah dengan kalkulator merk apa di tambah dengan alasan2 yang sulit di mengerti akhirnya Metro yang berhutang ke PLN. Dengan ada nya kejadian ini di duga keras banyak masyarakat rugi oleh oknum oknum tak bertanggung jawab ini. Metro beserta masyarakat Rejang Lebong meminta agar wakil rakyat yang di DPR untuk segera meninjau BUMN kita ini dan BPK mengaudit perusahaat rakyat yang dikelola negara demi kesejahteraan yang kita impikan bersama….(.JAW’s)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed